Nilai Indeks Inovasi Daerah (IID) Bangka Barat Melonjak di 2025, Resmi Masuk Kategori Inovatif



Tren Nilai IID

Mentok - Nilai Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Bangka Barat menunjukkan lonjakan signifikan pada tahun 2025 dan menjadi titik balik penting dalam perjalanan inovasi daerah. Setelah beberapa tahun sebelumnya yakni tahun 2022 dengan nilai 0.08, tahun 2023 sebesar 34.37, tahun 2024 sebesar 31.11 dan pada tahun 2025 IID Bangka Barat berhasil meningkat tajam menjadi 50.32 dan resmi masuk ke dalam kategori "Inovatif".

Peningkatan ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendorong budaya inovasi daerah di berbagai sektor. Berbagai upaya strategis yang dilakukan, mulai dari penguatan tata kelola inovasi, kolaborasi lintas sektor, hingga optimalisasi pemanfaatan teknologi, turut berkontribusi terhadap capaian tersebut.

Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 20 inovasi aktif yang dikembangkan di Bangka Barat. Dari jumlah tersebut, 19 inovasi telah diterapkan dan satu inovasi masih dalam tahap uji coba. Selain itu, 12 inovasi telah diajukan dan dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri sebagai bagian dari penilaian IID. Pencapaian ini tak lepas dari kontribusi inovasi KLISIDA (Klinik Inovasi Daerah), sebuah terobosan strategis yang diinisiasi oleh Bidang Riset dan Inovasi Daerah. Sebagai motor penggerak utama, KLISIDA hadir sebagai pusat konsultasi dan pendampingan intensif bagi setiap perangkat daerah dalam mematangkan ide-ide kreatif mereka.

Hal ini tidak hanya menjadi inikator keberhasilan pembangunan berbasis inovasi, tetapi juga memperkuat posisi Bangka Barat dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025. Dengan hasil ini, Bangka Barat diharapkan mampu terus mengembangkan inovasi yang berdampak langsung bagi peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Jinan Khalishah | Editor : Rizky Ardhani



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin